Berapa Biaya Turun Mesin Mobil 2022?

Berapa Biaya Turun Mesin Mobil 2022?

Dalam sebuah perawatan mobil banyak orang menghindari kejadian turun mesin mobil atau overhaul.

Ketika turun mesin atau overhaul tersebut maka dipastikan bahwa kondisi mobilnya tidak bisa bekerja dengan tekanan ekstra seperti sedia kala.

Mobil yang telah turun mesin harus segera diganti dengan cepat agar tidak merusak komponen lainnya.

Mengapa mobil bisa turun mesin?

Beberapa penyebab mobil mengalami turun mesin adalah ketidaksesuaian antara bahan bakar dengan angka oktan kendaraan. Misalnya, mobil keluaran sekarang memiliki mode bahan bakar yang nilai atau angka oktannya tinggi agar tidak merusak mesin.

Jika Anda memiliki mobil dengan harga kisaran Rp200 jutaan sangat disarankan memakai Pertamax. Polusi yang keluar dikatakan lebih ramah, tidak seperti bahan bakar solar yang ketika digunakan membuat suara kendaraan kasar, asapnya juga mengepul hitam.

Namun, ada beberapa kendaraan yang memang harus menggunakan solar sebagai bahan bakar jalan utamanya seperti bus besar, truk dan atau kontainer.

Penyebab kedua, pemilik mobil serampangan dalam mengganti oli mesin, tidak sesuai merek oli dari pabrikan asalnya. Misalnya, mobil Anda setidaknya minimal 2 bulan sekali diganti olinya kemudian ditunda hingga 5 bulan.

Setelah akan diganti yang mulanya memakai oli merek A menjadi oli merek B. Risikonya mobil menjadi kaget dan bisa menguras performa mesinnya. 

Penyebab ketiga, tidak bisa menjaga kebersihan saringan udara mesin mobil yang seharusnya setiap bulan wajib Anda cek di bengkel terbaik. Adapun bengkel rekomendasi servis mobil sebaiknya memakai bengkel pabrikannya, jika mobil Anda merek Honda maka bengkelnya juga Honda.

Apakah berbahaya jika mobil yang mengalami turun mesin ditunda?

Iya, saat di perjalanan tentunya mobil tidak akan terasa nyaman karena suara, performa mesin tidak seperti sedia kala. Dengan kondisi semacam itu membuat mobil macet mendadak di tengah jalan.

Iya jika Anda tengah berada di jalan datar yang ramai akan ada banyak orang yang menolong. Namun, bagaimana jika Anda sedang macet di tanjakan? Tentu membahayakan kendaraan di belakangnya ya?

Risiko demikian harus Anda pikirkan sedini mungkin agar ketika ada risiko besar tidak menjadi kepanikan tersendiri. Untuk mengatasi kerusakan turun mesin seperti itu butuh dana besar ya, Anda bisa berkolaborasi dengan perusahaan asuransi terpercaya dan terjangkau.

Setiap kali Anda memilih asuransi mobil, misalnya All Risk, dikatakan lebih nyaman walaupun preminya sedikit tinggi dibandingkan dengan TLO.

Asuransi all risk menjaga semua risiko kendaraan Anda mulai dari kendala kecil seperti penggantian cat, biaya baret mobil, hingga biaya turun mesin.

Apa saja yang diganti ketika turun mesin?

Tergantung dari tingkat keparahan mesinnya, jika mobil Anda mengalami turun mesin skala ringan mungkin komponen yang akan diganti antara lain piston, stang piston, metal mesin, dan lainnya. Ketika turun mesinnya cukup parah maka komponen yang diganti lainnya juga makin banyak.

Untuk itu, perlunya menjaga kondisi mobil dengan servis rutin per bulan atau per 2 bulan guna meminimalisir kerusakan parah secara total. Padahal mobil yang baru saja selesai perbaikan turun mesin tidak boleh digunakan ngebut.

Ada batasan maksimal kecepatan selama kurun waktu tertentu. Misalnya, pada motor bebek yang mengalami turun mesin boleh berjalan dengan kecepatan maksimal 40 km/jam selama 3 minggu. Tujuannya untuk mengkondisikan mesin baru agar terbiasa berjalan.

Berapakah besarnya biaya ganti turun mesin mobil?

Kisaran biaya turun mesin mobil cek saja di duitpintar.com/biaya-turun-mesin-mobil/:

  • Jasa servis turun mesin = Rp2 juta – Rp5 juta
  • Pembelian komponen turun mesin mobil = Rp5 juta – Rp12 juta
  • Biaya lain-lain seperti lem piston = Rp700 ribuan

Total biaya yang harus keluar sekitar Rp18 juta – Rp20 juta. Biaya turun mesin mobil tergantung dari jenis mobilnya, jika Anda mempunyai mobil seharga Rp500 juta ke atas tentu sparepartnya juga lebih mahal dibandingkan dengan mobil Carry jadul ya!

Sekali lagi, jika Anda ingin memiliki mobil pikirkan baik-baik biaya perawatan yang mungkin keluar, minimal Rp50 juta atau dengan mengasuransikan mobil Anda.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.